Gigi Sensitif, Aduuhhh... Ngiluuu...

Pernah gak temen-temen waktu makan es krim ngerasa giginya ngilu sesaat??? Jika merasa ngilu berarti giginya sensitif. Sama kayak aku, saat ke dokter gigi ternyata dokter menyatakan gigiku sensitif. Kata dokter penyebabnya adalah cara menyikat gigi yang salah, pola makan yang salah kebiasaan makan yang terlalu manis atau terlalu asam, pemutihan gigi juga bisa menyebabkan gigi sensitif dan masih banyak lagi penyebabnya.

Gigi sensitif merupakan istilah umum yang dipakai untuk menunjukkan adanya dentine hypersensitive akibat menipisnya enamel, penurunan gusi yang menyebabkan akar gigi terbuka dan terbukanya dentin, sebuah lapisan di bawah enamel. Kita mungkin tak menyadari jika menderita gigi sensitif dan membiarkannya begitu saja karena tidak mengetahui langkah apa yang harus dilakukan untuk mengatasinya. Padahal jika gigi sensitif dibiarkan, masalah serius terkait kesehatan gigi dan mulut sudah menanti.

Biasanya, pasta gigi khusus untuk gigi sensitif mengandung sondium monofluorofosfat atau strontium klorida. Menurut penelitian, kedua bahan itu akan membantu menutup pori-pori dentin yang terbuka sehingga melindungi jaringan saraf dari rangsangan suhu maupun rasa. Efeknya baru terasa setelah beberapa saat pemakaian dan khasiatnya akan berakhir bila pemakaian dihentikan. Maka pemakaian teratur pasta gigi khusus untuk gigi sensitif sangat dianjurkan.

Makanan yang bersifat asam, seperti minuman bersoda dan makanan masam sebaiknya dihindari. Kandungan asam akan turut meningkatkan suasana asam yang akan mengikis bahan pelindung yang menutup pori-pori dentin. Setelah aku pikir-pikir wahhh..... begini susahnya kalo gigi udah sensitif jadi gak nyaman makan makan es krim sama empek-empek Palembang karena empek-empek mengandung cuka serta asam. Udah gitu kalo makan es krim dan bakso super panas favorit soalnya pasti dehhh nyengir-nyengir ngiluuu bangeettt... :cry:

Ketika konsultasi ke dokter gigi guna perawatan gigi dan dokter tersebut menyarankan supaya:

1. Memilih sikat gigi dengan bulu sikatnya lembut dan halus. Pilihlah sikat gigi dengan gagang sikat gigi yang cukup kecil dan disesuaikan dengan besarnya rongga mulut yang kita miliki supaya dapat menjangkau seluruh permukaan gigi sampai gigi yang paling belakang sekalipun.

2. Selain menggosok gigi dengan benar, dokter menyarankan jangan terlalu sering mengkonsumsi makanan yang manis dan lengket serta makanan yang mengadung asam.

3. Jangan terlalu keras kalo menyikat gigi dan gosok gigi 2 kali sekali pagi dan sebelum tidur serta gantilah sikat gigi 3 bulan sekali terutama ketika bulu sikat gigi tersebut sudah tidak baik kondisinya.

4. Menggunakan pasta gigi yang mengandung zat-zat yang diperlukan, misalnya fluoride dan kalsium.

5. Menggunakan obat kumur sehabis menggosok gigi untuk mematikan bakteri yang teringgal di sela-sela gigi.

6. Menghindari makanan yang terlalu panas atau terlalu dingin serta makanan yang manis dan lengket di gigi.

7. Jangan lupa kunjungi dokter gigi untuk pemeriksaan berkala ya! 6 bulan sekali.